Diwarnai Isak Tangis Keluarga, Jenazah Korban Mutilasi Dimakamkan di Temanggung

Saladin Ayyubi
Didik Dono Hartono
Warga dan kerabat menggotong peti jenazah Komsatun Wachidah, korban pembunuhan dan mutilasi untuk dimakamkan di pemakaman umum Desa Kauman, kecamatan Kedu, Temanggung. (Foto: iNews.id/Didik Dono Hartono)

TEMANGGUNG, iNews.id - Jenazah Komsatun Wachidah (51) korban pembunuhan dan mutilasi dimakamkan di kampung halamannya, Desa Kauman, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (14/7/2019).

Jenazah korban tiba di rumah duka sekitar pukul 14.25 WIB dengan ambulans Polres Banyumas dan mendapatkan pengawalan dari voojrider. Jenazah korban mutilasi ini dibawa dari RSUD Margono Sukarjo Purwokerto.

Pengambilan jenazah korban mutilasi ini dilakukan setelah polisi berhasil memastikan identitas korban. Selain itu, diperkuat dengan keterangan dari pihak keluarga yang memastikan jika korban benar berinisial KW berasal dari Kedu, Temanggung yang tinggal di wilayah Cileunyi, Bandung, Jawa Barat.

Begitu jenazah korban tiba di rumah duka, isak tangis dari keluarga serta kerabat korban pun pecah. Jenazah korban kemudian dibawa ke masjid untuk disalatkan dan didoakan. Selanjutnya jenazah dimakamkan di pemakaman umum.

Suami korban, Soib mengatakan, pemakaman jenazah korban di kampung halaman ini karena sebelum meninggal dunia korban pernah meminta untuk dimakamkan di kampung halaman saat berbincang-bincang.

“Memang permintaan almarhumah jika meninggal dikebumikan di kampung halamannya di Kedu, karena kan lahir di sini dan besar di sini,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

57 tahun lalu

Suami Bunuh Istri di Mamuju Tengah, Anak Ikut Tebas namun Selamat

57 tahun lalu

Dugaan Pembunuhan, Pedagang Cilok Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kontrakan Cikupa

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Tangis Ibu Korban Pecah Dengar Wanda Divonis Hukuman Mati, Wenni: Terima Kasih Pak Hakim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal