Disebut Sandi dalam Debat, Pasien Kanker Ini Akui Masih Dibiayai BPJS

Joko Piroso
Niswatin Naimah, pasien BPJS yang menderita kanker menunjukkan surat BPJS Kesehatan. (Foto: iNews.id/Joko Piroso)

Dalam lima bulan terakhir, Niswatin mengaku hanya mengandalkan obat-obatan herbal. Sebab, dirinya tidak mampu membayar secara mandiri suntikan herceptin yang harganya mencapai Rp15 juta, padahal paling tidak dirinya harus mendapatkan delapan kali suntikan. “Saya sampai hari ini belum dapatkan sama sekali obat itu (suntikan herceptin),” ucap guru honorer itu.

Kepala Dinas Kesehatan Sragen Hargiyanto membantah jika pasien atas nama Niswatin Naimah tidak mendapat pembiayaan dari BPJS. “Menurut catatan Dinas Kesehatan, hingga bulan lalu (Februari) Niswatun masih rutin kontrol ke RSUD Sragen dan biayanya ditanggung oleh BPJS,” katanya.

Terkait pemberian suntikan Herceptin, kata Hargiyanto, ada beberapa aturan dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 22 yang membuat pembiayaan BPJS untuk obat tersebut belum bisa dilakukan. Dalam permenkes itu diatur pemberian suntikan herceptin yang ditanggung BPJS hanya untuk penderita kanker stadium III dan IV.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkelahian Maut di SMPN 2 Sumberlawang Sragen, 1 Siswa Tewas

57 tahun lalu

Wanita Muda Ditemukan Tewas di Parit Persawahan Sragen

57 tahun lalu

Pemudik Panik! Tertinggal Bus Rombongan di Rest Area Tol Sragen

57 tahun lalu

Bus PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Sragen, Penumpang Panik

57 tahun lalu

Heboh karena Berdekatan dengan Kandang Babi, Dapur MBG di Sragen Akan Dipindah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal