Dokter RSI Cawas, dokter Singgih Anas Fuadi mengatakan, penanganan pertama yang dilakukan terhadap korban yakni memberikan serum antibisa ular agar tidak menjalar ke bagian organ tubuh lainnya.
“Kita langsung berikan serum antibisa ular. Beruntung bisa ular itu belum menjalar ke jantung dan paru,” ucapnya.
Dia mengatakan, kondisi korban kini sudah berangsur membaik. Meski demikian, korban masih mendapat pengawasan dan pengobatan di rumah sakit.
Pascakejadian teror ular kobra, warga beramai-ramai menyisir seluruh tempat dan berhasil menangkap seekor ular kobra di rumah kosong, bahkan sejumlah ular yang berhasil ditangkap langsung dibunuh karena dianggap membahayakan warga.