Jokowi turut menyoroti pentingnya stabilitas kawasan agar dampak konflik tidak semakin meluas. Dia berharap perdamaian dan ketenangan dapat segera kembali, tidak hanya bagi Iran tetapi juga kawasan secara keseluruhan.
Sementara itu, Dubes Boroujerdi menyampaikan laporan komprehensif mengenai kondisi di lapangan. Dia menjelaskan adanya serangan terhadap kawasan sipil, infrastruktur vital, serta fasilitas ekonomi di Iran.
Dubes Boroujerdi juga menyampaikan keprihatinan atas dampak kemanusiaan yang ditimbulkan. Dia menilai situasi tersebut membutuhkan perhatian serius dari komunitas internasional.
Dalam dialog tersebut, dia menegaskan bahwa rakyat Iran memiliki hak sah untuk membela diri sesuai dengan hukum internasional. Hal ini menjadi bagian penting dalam pembahasan antara kedua pihak.
Di akhir pertemuan, Indonesia dan Iran kembali menegaskan hubungan bilateral yang telah lama terjalin. Kedua pihak sepakat untuk terus memperkuat kerja sama dan memperluas hubungan antar masyarakat.
Pertemuan ini sekaligus menegaskan posisi Indonesia yang mendorong perdamaian global, termasuk dalam menyikapi konflik yang tengah terjadi di Iran.