"Ternyata korban dibawa oleh pelaku dan tidak boleh pulang. Bahkan telepon seluler korban juga dirusak sehingga tidak bisa berkomunikasi dengan keluarga di rumah maupun temannya. Bahkan saat ibunya meninggal dunia, korban juga tidak tahu," terangnya.
Keluarga korban pun kebingungan mencari anak gadisnya yang menghilang. Upaya pencarian yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Kemudian pihak keluarga membuat laporan orang hilang di kantor kepolisian.
Caesar mengatakan, berdasarkan keterangan B selama bersama dengan pelaku di Solo, korban mendapat perlakuan kekerasan fisik tidak mau menuruti permintaan pelaku. Tidak hanya itu, korban juga menjadi budak seks pelaku.
"Ironisnya lagi, ada hubungan seksual mereka yang sengaja direkam oleh pelaku. Korban hanya bisa pasrah menuruti semua permintaan pelaku karena takut disiksa," ujarnya.
Menurut Caesar, selama bersama pelaku, aktivitas korban juga dibatasi. Korban tidak boleh keluar rumah sendirian. Bahkan korban juga disekap di dalam kamar.