Diikuti 15 Kelompok, Festival Karawitan SMB Ajak Anak Muda Cinta Budaya

Dicky Aditya
Salah satu peserta lomba karawitan tradisional yang digagas Sekolah Minggu Pagi (SMB) di Kota Semarang. (Foto: ist)

"Padahal, aransemen musik tradisional bagus sekali jika di komposisi ulang berbagai aliran musik. Misalnya, gamelan Jawa di padukan lagu-lagu hits dan populer hasilnya sangat menarik. Ada nuansa harmonisasi nada yang indah dan unik," paparnya. 

Festival Karawitan SMB ini di ikuti sebanyak 15 kelompok seni karawitan tradisional perwakilan 7 Kabupeten / Kota di Jawa Tengah. Peserta lomba pun di khususkan bagi anak-anak muda usia 10-24 tahun. 

"Peserta ada yang berasal dari Temanggung, Jepara, Cilacap, Kudus, dan asli Kabupaten Semarang. Kebanyakan pelajar SD, SMP, SMA dan mahasiswa," katanya. 

Kustiani menambahkan, ada 3 poin penilaian dewan juri baik aransemen maupun koreografi. Keputusan akhir penentuan juara lomba dinilai dari keharmonisan, kekompakan, dan kreativitas. 

"Poin penilaian peserta lomba ada 3 unsur tidak hanya aransemen musik. Rekapitulasi akhir juara berdasarkan keharmonisan irama dan vokal, kekompakan kelompok, dan kreativitas tata busana," sebutnya. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DKKC Tagih Janji Politik Plt Wali Kota Cimahi Bangun Gedung Kesenian 

57 tahun lalu

Dewan Kesenian Palembang Mulai Gaungkan Kegiatan Seni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal