Diduga karena Tolak Cinta, Perempuan Ini Diteror Orderan Fiktif 1 Ton Anggur

Eddie Prayitno
Titik Puji Rahayu didampingi Bunda Gendis menunjukan bukti laporan polisi dan teror melalui media sosial. (Foto: iNews/Eddie Prayitno)

Merasa tak nyaman dengan kondisi tersebut, Titik pun melapor ke Polsek Kangkung. Namun kasus teror orderan fiktif ini masih terus terjadi. Untuk sementara waktu, Titik pun mengungsi ke rumah kerabatnya untuk menenangkan diri.

Salah satu kerabat, Sri Murtuti alias Bunda Gendis mengatakan, Titik sempat depresi. Diketahui, Titik juga menjadi korban teror. Foto dirinya diunggah peneror di media sosial.

"Dia (Titik) itu sempat depresi. Saya bantu untuk lapor ke polsek sampai ke polda. Terus teranglah kasian dia," kata Bunda Gendis.

Kepala Desa Jungsemi, Dasuki menjelaskan teror order fiktif ini diduga dilakukan orang yang sakit hati kepada Titik. Dasuki yang pernah membantu menyelesaikan kiriman pesanan fiktif ini juga menjadi korban teror. Foto istrinya diunggah ke media sosial dengan mencantumkan nomor telepon dirinya.

"Setelah saya konfirmasi ke korban (Titik) ternyata dulu pernah ada perselihan pas kerja di Semarang," kata Dasuki.

"Entah soal apa, nah itu dia (pelaku) ditero. Saya juga karena bantu Titik juga ikut diteror," ujarnya lagi.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Olah TKP Penembakan di Rumah Pegawai Lapas Tebing Tinggi, Usut Pelaku Teror

57 tahun lalu

Rumah Pegawai Lapas di Tebing Tinggi Diteror OTK, Mobil Ditembak

57 tahun lalu

Polisi Olah TKP Teror Rumah Warga Probolinggo, Pelaku Terekam CCTV Lempar Bahan Peledak

57 tahun lalu

Rumah Warga Probolinggo Dilempar Bahan Peledak oleh OTK, Mobil dan Bangunan Rusak

57 tahun lalu

Truk Terseret Banjir Bandang Kali Bodri Kendal hingga Tenggelam, Evakuasi Dramatis 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal