Diduga karena Tolak Cinta, Perempuan Ini Diteror Orderan Fiktif 1 Ton Anggur

Eddie Prayitno
Titik Puji Rahayu didampingi Bunda Gendis menunjukan bukti laporan polisi dan teror melalui media sosial. (Foto: iNews/Eddie Prayitno)

"Pas saya di Semarang itu, sehari saya dikirimi handphone sebanyak dua atau tiga kali," kata Titik, Jumat (24/7/2020).

"Setelah saya keluar dari toko, di rumah juga rupanya diteror dikirimi barang-barang sebagai lemari, kulkas, meja, kursi atau batu bata," ujarnya lagi.

Beberapa kali, Titik sempat ribut dengan pengantar pesanan karena banyak yang dikirim dari luar kota. Tidak merasa memesan, akhirnya barang tersebut dibawa kembali pemiliknya.

Diakui Titik, teror kiriman barang itu juga terjadi saat dirinya pindah ke Batam. Hingga kini, dia tidak tahu siapa yang memesan barang-barang tersebut.

Diakuinya, pernah ada seorang temannya yang menaruh hati namun ditolak. Titik menduga, karena sakit hati, pria itu meneror dirinya dengan pesanan barang tersebut.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Olah TKP Penembakan di Rumah Pegawai Lapas Tebing Tinggi, Usut Pelaku Teror

57 tahun lalu

Rumah Pegawai Lapas di Tebing Tinggi Diteror OTK, Mobil Ditembak

57 tahun lalu

Polisi Olah TKP Teror Rumah Warga Probolinggo, Pelaku Terekam CCTV Lempar Bahan Peledak

57 tahun lalu

Rumah Warga Probolinggo Dilempar Bahan Peledak oleh OTK, Mobil dan Bangunan Rusak

57 tahun lalu

Truk Terseret Banjir Bandang Kali Bodri Kendal hingga Tenggelam, Evakuasi Dramatis 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal