"Masih belum tahu untuk langkah hukum soalnya masih bingung juga biar keluarga saja. Yang penting saya sekarang bawa jenazah dulu pulang," ujar Waryuni.
Dia berharap agar pelaku pembunuhan keponakannya tersebut dapat diberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. "Yang penting kasusnya terungkap dan dihukum setimpal," kata Waryuni.
Merujuk keterangan keluarga di kampung, Maroah meninggalkan kampung halaman bersama sang pacar pamitan berangkat ke Jakarta untuk bekerja sebagai ART.
"Berangkat ke Jakarta sama pacarnya sekitar dua bulan lalu. Tapi kalau tinggalnya di mana saya enggak tahu. Sepengetahuan pihak keluarga almarhumah belum menikah," ujarnya.
Jasad Maroah akhirnya diketahui pada Selasa (10/8/2021) kemarin setelah Tim Inafis Polri melakukan pemeriksaan sidik jari dan DNA keluarga. "Keluarga di Jakarta cuman saya doang, kalau sama saya enggak banyak komunikasi. Makannya saya enggak tahu banyak," tuturnya.