Detik-Detik Tim SAR Evakuasi Pendaki Mapala Unsoed di Gunung Slamet Terobos Hujan Badai

Yunibar
Tim SAR mengevakuasi jasad Sadewa, pendaki UPL Mapala Unsoed di Gunung Slamet. (Yunibar)

SLAWI, iNews.id – Detik-detik tim SAR gabungan mengevakuasi Sadewa Natha Radya, mahasiswa pencinta alam (Mapala) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, yang tewas dalam pendakian di Gunung Slamet, berlangsung dramatis. Tim SAR harus berjibaku di tengah hujan badai.

Selain mengevakuasi jenazah Sadewa, Tim SAR juga harus mengevakuasi korban yang mengalami luka patah tulang lengan. Upaya untuk mengevakuasi korban meninggal begitu dramatis. Tim SAR harus berjuang di antaranya cuaca yang kurang bersahabat di Gunung Slamet. 

Kapolsek Bumijawa AKP Mukmin mengatakan cuaca jalur pendakian dari Guci ke puncak Gunung Slamet kurang bersahabat. 

“Bahkan, Tim SAR harus berjibaku dengan menerobos hujan badai. Upaya evakuasi juga baru dapat dilaksanakan pada Minggu (26/2), karena pada Sabtu (25/2) kondisi cuaca juga tidak bersahabat,” Mukmin. 

Kendala yang dihadapi adalah badai di puncak Gunung Slamet. Bahkan, untuk menandu jenazah korban membutuhkan waktu enam jam dari puncak hingga pos pendakian Permadi Guci, Kecamatan Bumijawa.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Evakuasi Pendaki Ilegal Jatuh ke Jurang Gunung Semeru Terkendala Peralatan

57 tahun lalu

Pendaki Gunung Semeru Jatuh ke Jurang, Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban

57 tahun lalu

Kondisi Pendaki asal Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Cedera Parah Tulang Belakang

57 tahun lalu

5 Pendaki Gunung Monrolo Maros Tersambar Petir, 1 Orang Tewas

57 tahun lalu

Mahasiswa Pendaki Puncak Argopiloso Jatuh ke Jurang, Begini Kondisinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal