Awalnya, kerah baju korban tampak ditarik oleh pelaku yang mengenakan topi. Setelah itu, perut korban ditendang dengan kaki oleh pelaku. Tak puas sampai di situ saja, pelaku lantas memukul korban habis-habisan.
Lantas, korban pun diseret oleh pelaku menuju ke tengah halaman yang lebih luas. Di sana, pelaku lantas menendang-nendang tubuh korban. Korban pun menangis histeris sambil meminta ampun. "Ampuun," ucap korban dengan suara terisak.
Aksi perundungan yang dilakukan oleh kakak kelas ini ditonton oleh siswa lainnya. Meski korban meminta ampun, namun pelaku terus menendang dan memukul adik kelasnya itu hingga terjatuh.
Beberapa siswa mencoba melerai, namun pelaku tetap menghajar korban hingga terkulai lemas di tanah. Korban pun terisak menangis "Engges cuy, engges (udah cuy udah)," ucap para siswa yang lain.
"Misahkeun aing, gelut sia jeung aing kabehan (Berani misahin aku, ayo kalian lawan aku)," balas pelaku dengan nada menantang dan mengancam.