Riski menyatakan aksi ini merupakan bentuk penagihan janji politik yang pernah dilontarkan oleh Gubernur Jawa Tengah saat melakukan kampanye di wilayah Blora.
Sebagai bentuk protes lanjutan, warga mengancam akan mengirimkan satu mobil pikap berisi penuh pohon dan buah pisang langsung ke Kantor Gubernuran di Semarang jika tuntutan mereka diabaikan.