Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto mengatakan, hingga saat ini belum ada laoran korban dari aksi tersebut. Polisi terpaksa melakukan langkah tegas lantaran situasi sudah tidak terkendali.
Dalam pengamanan aksi unjuk rasa, Polda Jawa Tengah mengerahkan 760 personel gabungan.
Sebelumnya, aksi massa mahasiswa memanas di siang bolong sekitar pukul 13.00 WIB. Tak lama, gas air mata ditembakkan petugas ketika massa mulai makin rusuh. Beberapa kali gas air mata dilepaskan sehingga membuat beberapa orang di sana kocar-kacir.
Diketahui, sekira 2.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Semarang turun ke jalan dan berkumpul di depan Gedung DPRD Provinsi Jateng di kompleks Gubernuran, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (22/8/2024).