DBD di Batang Renggut 4 Korban Jiwa, Bupati Wihaji: Kita Harus Waspada

Suryono Sukarno
Bupati Batang Wihaji memimpin rapat bersama tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19. (Foto: iNews/Suryono Sukarno)

BATANG, iNews.id - Bupati BatangWihaji meminta masyarakat tetap meningkatakan kewaspadaan terhadap kasus demam berdarah dengue (DBD). Sebab, kasus kematian penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes Aegypti itu lebih banyak bila dibandingkan dengan virus corona Covid-19.

“Di tahun ini jumlah kasus kematian karena DBD sudah empat orang, kasus covid-19 hanya satu orang meninggal dunia. Artinya kita harus waspada juga terhadap DBD. Jangan sampai Ini memperburuk Covid-19 di Batang," kata Bupati Wihaji saat rapat evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Senin (11/5/2020). 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dr Mukhlasin mengatakan, kasus DBD yang terdata di instansinya dari Januari hingga April 2020 tercatat 180 kasus dengan korban meninggal sebanyak empat orang.

“Dari Kasus DBD yang meninggal empat orang terbanyak di kota Batang yang usianya masih anak-anak," katanya 

Mengantisipasi wabah tersebut, kata dia, Dinas Kesehatan melalui puskesmas berupaya melakukan penyuluhan untuk menjaga kebersihan dan pembersihan sarang nyamuk dengan pengasapan atau fogging.

“Sebenarnya  DBD di Batang kasus kematianya lebih banyak, tapi akhirnya tertutup Covid-19. Karena menganggap demam berdarah itu sudah biasa," ujarnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Wihaji Kukuhkan 3.167 Guru Profesional UIN Salatiga, Ini Pesannya

57 tahun lalu

162 Orang di Bangka Barat Terjangkit DBD, Paling Banyak Kecamatan Mentok

57 tahun lalu

DBD dan Malaria Mewabah di Nias Selatan, Data BNPB 8 Pasien Meninggal

57 tahun lalu

DBD Renggut 193 Warga Jabar, Sudah Jangkiti 23.255 Orang di Awal 2024

57 tahun lalu

Tren Kasus DBD di NTT Naik Signifikan, Masyarakat Diminta Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal