KULONPROGO, iNews.id -Virus korona di China mengakibatkan sejumlah komoditas impor ke Indonesia tersendat. Dampaknya, salah satu komoditas impor bawang putih di pasar tradisional Kulonprogo, Yogyakarta naik hingga 100 persen.
Sejak tiga hari terakhir, harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional Wates, Bendungan dan Sentolo di kabupaten Kulonprogo merangkak naik.
Pasokan bawang putih impor dari China mulai menipis sejak kasus virus korona mulai merebak di negara Tirai Bambu tersebut.
Bawang jenis cincau yang sebelumnya dijual Rp30.000 kini dijual Rp55.000 per kilogram. Sementara jenis bawang kating yang sebelumnya dijual sekitar Rp30.000 saat ini dihargai antara Rp60.000 hingga Rp65.000 per kilogram atau naik 100 persen.
Pedagang di Pasar Bendungan, Wates, Jumiati mengaku pembelinya turun hingga 50 persen karena harga bawang naik cukup tinggi.