Dampak Kenaikan Harga Kedelai, Perajin Tahu Tempe di Salatiga Terancam Bangkrut

Angga Rosa
Ilustrasi – Aktivitas pembuatan tempe tahu di Kalitaman, Salatiga Foto: Ist

SALATIGA, iNews.id  - Para perajin tahu tempe di Kota Salatiga terancam bangkrut akibat kenaikan harga kedelai. Agar tetap bertahan, mereka hanya memproduksi secara terbatas.

Salah seorang perajin tahu tempe di Bugel, Sidorejo, Salatiga, Siswanto mengatakan, kenaikan harga kedelai menjadi Rp9.800 per kilogram terjadi sejak beberapa pekan lalu. 

Kenaikan harga bahan baku sangat memberatkan produsen tahu tempe. Sebab mereka tidak bisa serta merta menaikkan harga jual. 

"Kalau harga kedelai tinggi terus, produsen tahu tempe bisa bangkrut," kata Siswanto, Sabtu (5/2/2022).

Dengan harga kedelai yang tinggi, produsen harus memutar otak agar tetap berproduksi. Langkah yang bisa dilakukan saat ini hanya mengurangi jumlah produksi.  

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Niat Tolong Orang, Remaja di Salatiga Malah Ikut Masuk Jurang 10 Meter

57 tahun lalu

Kerangka Pria Ditemukan di Kontrakan Salatiga, Warga Curiga Penghuni 7 Bulan Tak Terlihat

57 tahun lalu

Tragedi Perang Sarung di Salatiga, Remaja Terkapar Dihantam Sarung Berisi Batu

57 tahun lalu

Kecelakaan di Salatiga, Truk Trailer Terjun ke Jurang 6 Meter gegara Rem Tak Berfungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal