Perajin Tahu Tempe Desak Pemerintah Kucurkan Subsidi Kedelai

Angga Rosa
Ilustrasi – Aktivitas pembuatan tempe tahu di Kalitaman, Salatiga Foto: Ist

SALATIGA, iNews.id  - Puskopti Jateng meminta pemerintah mengucurkan subsidikedelai kepada perajin tahu tempe. Alasannya, harga kedelai saat ini masih tinggi berkisar antara Rp10.800 sampai Rp11.000 per kilogram.

Ketua Puskopti Jateng Sutrisno Supriyantoro mengatakan, kenaikkan harga kedelai membuat para perajin tahu dan tempe di Jateng kolaps. Bahkan mereka terpaksa mengurangi produksi agar tidak mengalami kerugian. 

"Banyak perajin tahu tempe yang mengeluh ke kami terkait kenaikkan harga kedelai. Mereka berharap, pemerintah segera melakukan operasi pasar atau memberikan subsidi kedelai agar para perajin tahu tempe bisa mendapatkan bahan baju dengan harga terjangkau," katanya, Jumat (3/2/2022).

Menurutnya, Puskopti akan menggelar rapat dengan Kementerian Perdagangan untuk membahas masalah kedelai dan menyampaikan aspirasi perajin tahu tempe secara online. 

"Semua aspirasi perajin akan kami sampaikan. Yang jelas jika harga kedelai tak kunjung turun, kami minta pemerintah bisa memberikan subsidi," ujarnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penyerapan Pupuk Subsidi di Bandung Rendah, Anggota Komisi IV DPR: Ada Apa?

57 tahun lalu

Atikoh Sebut Ganjar-Mahfud Akan Kembalikan Fungsi Bulog untuk Jaga Stabilitas Pangan

57 tahun lalu

Ganjar Sentil Pemerintah soal Kedelai: Produktivitas Kurang, Impor Tak Terkendali

57 tahun lalu

Terus Merugi akibat Harga Kedelai Mahal, Puluhan Produsen Tahu di Purbalingga Gulung Tikar

57 tahun lalu

Harga Kedelai Impor Melonjak, Perajin Tempe di Banjarnegara Kurangi Karyawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal