Dampak Kemarau, Warga Pelosok Tegal Cari Air Bersih ke Hutan

Yunibar
Warga di pelosok Kabupaten Tegal mengambil air ke hutan sejak dua bulan lalu lantaran kekeringan imbas musim kemarau. (Foto; iNews)

SLAWI, iNews.id - Warga di kawasan tandus Kabupaten Tegal sejak dua bulan terakhir terpaksa mencari air bersih ke hutan. Hal itu dilakukan karena air sumur mengering sejak dua bulan lalu dampak musim kemarau.

Salah satu daerah yang dilanda kekeringan di Kabupaten tegal yakni, Desa Tamansari, Kecamatan Jatinegara. Setiap hari, warga terpaksa pergi ke sumber mata air di aliran sungai yang ada di tengah hutan. Sebab, hanya di lokasi tersebut bisa mendapatkan air bersih untuk mandi dan mencuci.

Sedangkan untuk kebutuhan minum dan masak, warga harus membeli dengan harga Rp5.000 per galon. Kondisi tersebut sudah dialami warga sejak dua bulan terahir.

Warga Tamansari, Tarningsih mengaku hampir tiap hari pergi ek hutan untuk mengambil air bersih.

“Ya, setiap pagi dan sore datang ke sini (sumber air). Hanya di sini saja yang masih ada airnya,” katanya, Minggu (25/8/2024). 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
16 jam lalu

16 Daerah di Jateng Siaga Kekeringan, Puluhan Ribu Warga Butuh Air Bersih

4 hari lalu

Kecelakaan Maut di Tol Pejagan-Pemalang, 2 Orang Tewas

11 hari lalu

Sumur Mengering Dampak Kemarau, Warga 4 Desa di Banjarnegara Berebut Air Bersih

22 hari lalu

Kekeringan di Banjarnegara Meluas, 1.600 Warga Berebut Bantuan Air Bersih

22 hari lalu

Kekeringan Landa 4 Kabupaten di Jateng, Ribuan Warga Krisis Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal