Ketua RT 02, Tukiman menyesalkan masyarakat tidak mendapatkan informasi yang jelas. Sebab awalnya, dari kepala desa informasinya adalah pabrik naget. Namun ketika para ketua RT dikumpulkan, ternyata digunakan untuk RPA.
”Soal setuju atau tidak, pihak pabrik turun dulu dan sosialisasi pada warga langsung,” kata Tukiman.
Sebelum sosialisasi ke warga, pembangunan diminta dihentikan. Proyek kini dalam tahap pengurukan dan pemasangan tiang pancang. Menurutnya, sempat dijanjikan sosialisasi sebelum Lebaran. Namun sampai sekarang belum ada realisasi.
Kepala Desa (Kades) Pagak, Solekan menyampaikan, untuk sosialisasi akan ditindaklanjuti ke masyarakat. Pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan pihak investor. Pelaksanaan sosialisasi dalam waktu dekat untuk masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan pabrik.
”Sosialisasi menunggu jadwal di desa,” ujar Solekan.
Mengenai informasi awal akan dibangun pabrik naget atau sosis, pihaknya hanya meneruskan dari pihak mediator pembebasan lahan.