"Akibat peristiwa tersebut, dua dari 17 kepala keluarga (KK) yang terdampak harus mengungsi di rumah kerabat. Kerugian material dilaporkan sebanyak satu rumah rusak sedang, tiga rumah rusak ringan dan 13 rumah terdampak akibat kejadian ini," tuturnya.
Kerusakan yang ditimbulkan mencakup satu rumah rusak sedang, tiga rumah rusak ringan, serta belasan rumah lainnya terdampak.
BPBD Kabupaten Cilacap bersama unsur terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah kecamatan dan desa setempat guna mempercepat penanganan.
Kondisi terkini dilaporkan pada Minggu (26/4), petugas gabungan melakukan pembersihan material pohon tumbang di sejumlah desa terdampak, seperti Bulaksari, Bojongsari, dan Tegalsari. Langkah ini dilakukan untuk memulihkan akses warga serta mengurangi potensi bahaya lanjutan akibat sisa material.
BNPB mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah, terutama saat memasuki periode cuaca ekstrem.