Kini hanya tersisa satu bungkusan yang berisi terasi. Timun Emas mulai ketakutan, jika senjata terakhir ini tidak berhasil. Maka berakhirlah, ia akan menjadi santapan raksasa. Tetapi bukan Timun Emas jika menyerah begitu saja. Ia mulai meyakinkan dirinya bahwa senjata terakhir ini bisa melumpuhkan raksasa.
Tidak ingin berlama-lama ia langsung melemparkan bungkusan terasi. Tanpa disangka, tiba-tiba terasi berubah menjadi lumpur yang mendidih dan langsung menyerang raksasa.
Raksasa itu berhasil dikalahkan oleh lumpur yang mendidih. Timun Emas yang melihat raksasa tewas kini merasa senang karena ia tidak akan menjadi santapan raksasa. Dengan perasaan yang senang Timun Emas kembali menuju gubuknya.
Mbok Srini yang melihat putrinya selamat ia langsung menangis terharu dan bersyukur kepada Yang Maha Kuasa karena telah menyelamatkan putrinya. Akhirnya, Mbok Srini dan Timun Mas hidup bahagia selamanya. Itulah akhir dari cerita rakyat Jawa Tengah, Timun Emas.