Cegah Banjir dan Longsor, Lereng Gunung Slamet Disiapkan Jadi Kawasan Hutan Lindung

Ahmad Antoni
Bupati Brebes Idza Priyanti saat meninjau lokasi banjir di Bumiayu. Pemkab Brebes menyiapkan lereng Gung Slamet sebagai kawasan hutan lindung. (IST)

BREBES, iNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes akan menyiapkan wilayah lereng Gunung Slamet menjadi kawasan hutan lindung. Harapannya, lapisan tanah dapat diperkuat untuk menahan air, agar mencegah terjadinya banjir maupun longsor.

Bupati Brebes, Idza Priyanti mengatakan, bencana banjir yang terjadi di wilayah Bumiayu akibat adanya kerusakan lingkungan di daerah pegunungan, khususnya di wilayah Kecamatan Sirampog. 

Banjir yang melanda Desa Dukuhturi, Kalierang dan Penggarutan Kecamatan Bumiayu meski tidak memakan korban jiwa, tetapi menggerus sepuluh unit rumah hingga rusak berat. Sedangkan tiga rumah lainnya hanyut terbawa arus.

“Satu-satunya jalan, pegunungan wilayah hulu Sirampog dan sekitarnya harus dijadikan hutan lindung,” kata Bupati Idza dikutip dari laman resmi Pemprov Jateng, Selasa (1/3/2022).

Idza menjelaskan, dengan menjadikan kawasan dataran tinggi sebagai hutan lindung, akan memperkuat struktur tanah. Sehingga air hujan tidak langsung menggelontor ke bawah.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi 3 Remaja Tenggelam di Curug Rambukasang Brebes, 1 Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Tragis! 3 Remaja Tenggelam saat Berenang di Curug Rambukasang Brebes, 1 Tewas

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Update Banjir Bandang di Tanah Datar, 67 Rumah Rusak dan 5 Jembatan Hanyut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal