Bupati Blora Sebut Penundaan Pilkada 2020 Bikin Repot Pemerintah

Heri Purnomo
Bupati Blora Djoko Nugroho (Foto: iNews/Heri Purnomo)

BLORA, iNews.id - Permintaan sejumlah pihak kepada pemerintah pusat untuk menunda Pilkada Serentak 2020 dianggap menyulitkan sejumlah daerah. Bupati Blora Djoko Nugroho menilai, penundaan akan membuat pemerintah menyiapkan pelaksana tugas yang kewenangannya terbatas.

Djoko Nugroho mengaku desakan menundaan tersebut terjadi karena pandemi Covid-19 di Indonesia sedang naik. Keselamatan masyarakat saat ini memang harus diutamakan.

"Dua-duanya (ditunda atau tidak) bagus, yang penting keselamatan masyarakat diutamakan," kata Djoko, Selasa (22/9/2020).

Namun, jika pemerintah menunda pelaksanaan pilkada tentu ada kesulitan lain. Pemerintah harus menyiapkan Penjabat (Pj) Kepala Daerah yang jumlahnya tidak sedikit.

"Tapi menurut saya pilkada diundur pun pemerintah mengalami kesulitan. Berapa Pj yang akan disiapkan, padahal Pj terbatas kewenangannya. Pj sulit. Tapi bagaimanapun juga kita harus ikuti kebijakan pemerintah," ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Drama Kebakaran 7 Hari Sumur Minyak Ilegal Blora Akhirnya Padam, 4 Tewas 1 Balita Kritis

57 tahun lalu

Sumur Minyak Ilegal di Blora Meledak Tewaskan 3 Orang, Ini Respons Bupati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal