Openg pun langsung memukul korban di bagian kepala. Geng-nya pun juga langsung beramai-ramai menghajar korban.
Demi menghindari pengeroyokan, korban pun lari menjauh. Namun beberapa orang sempat mengejar sambil menyambitkan celurit beberapa kali hingga korban mengalami luka di bagian punggung.
Tak berhenti disitu, aksi geng Openg terus menghajar korban bertubi-tubi. Setelah korban tergeletak tak berdaya, Openg bersama geng-nya pun kabur. Beruntung warga sekitar segera menolong korban dan membawanya ke rumah sakit.
“Saya panggil (korban) tidak nyauri (membalas). Saya merasa jengkel dan dendam. Saya pukul kepalanya. Yang bawa sajam teman saya, tapi saya nggak bacok,” kata Openg, pelaku dikutip Selasa (30/3/2021).
Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Agil W Sampurna mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban atas kejadian yang dialaminya pada Oktober lalu.