Ruslan menuturkan, amblesnya tanggul di wilayah ini terjadi dua kali. Lokasinya berada di tikungan, sehingga cukup rawan jika terjadi banjir.
Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) pada awal tahun 2019 sudah melakukan perbaikan dengan memasang bronjong.
"Semoga segera diperbaiki dan ini sudah dilaporkan ke desa," ujarnya.
Penanggung Jawab Lurah Giripeni Parmin, mengatakan kejadian ini sudah dilaporkan ke BBWSSO dan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo. Bronjong yang ambles juga baru beberapa bulan diselesaikan.
“Untuk penanganan darurat akan kita buat tanggul dengan karung plastic berisi pasir," katanya.