BOR RS Rujukan Covid-19 di Kabupaten Semarang Turun 20 Persen

Angga Rosa
Bupati Semarang Ngesti Nugraha. (Foto/IST)

SEMARANG, iNews.id – Tingkat keterisian ruang isolasirumah sakit (RS) rujukan Covid-19 di Kabupaten Semarang turun sekitar 20 persen seiring penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Bed ocupancy ratio (BOR) sebelumnya penuh hingga terjadi antrean pasien Covid-19.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, jumlah kasus Covid-19 di wilayahnya mengalami puncak pada 5 Juli 2021. Terdapat 4.399 kasus aktif dan kini telah turun menjadi 1.800 kasus aktif.  

"Jumlah kasus menurun 57 persen. Sedangkan kasus aktif harian mulai stabil," kata Ngesti Nugraha, Sabtu (31/7/2021). 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Semarang Ani Rahardjo mengatakan, penurunan BOR terjadi mulai 16 Juli 2021. Sebelumnya, tingkat keterisian ruang isolasi Covid-19 di rumah sakit mencapai 84,8 persen. Sedangkan ICU mencapai 82,1 persen. 

"Kemarin BOR ruang isolasi 64,8 persen dan ICU 78 persen,” kata Ani Rahardjo. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penumpang TransJateng Kini Bisa Masuk Dusun Semilir Gratis, Cukup Tunjukkan Tiket

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan Jemaah Haji Lansia Jalan Kaki Boyolali-Semarang demi Nazar

57 tahun lalu

Viral Jemaah Haji Lansia Jalan Kaki 34 Km dari Boyolali ke Semarang Penuhi Nazar

57 tahun lalu

Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair di Semarang, Pagi hingga Sore Pelamar Berdatangan

57 tahun lalu

Beli Sajam Corbek via Instagram, Pelajar 16 Tahun di Semarang Ditetapkan sebagai Pelaku Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal