Sepi Tanggapan, Pelaku Usaha Sound System Jual Perlengkapan di Jalan Semarang-Solo

Tata Rahmanta
Pelaku usaha jasa persewaan sound sytem saat menjual peralatannya di Jalan Semarang-Solo, tepatnya di wilayah Bangak, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali. Foto: iNews/Tata Rahmanta.

BOYOLALI, iNews.id Pandemi Covid-19 membuat pelaku usaha jasa persewaan sound sytem di Kabupaten Boyolali mulai gulung tikar. Bahkan ada di antaranya yang menjual peralatan sound di pinggir jalan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan membayar angsuran bank. 

Seperti yang dilakukan sejumlah anggota paguyuban sound system Boyolali Timur. Mereka ramai-ramai memajang perlengkapan sound system di Jalan Semarang-Solo, tepatnya di wilayah Bangak, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali. 

Sound system dijual dengan cara dipajang di pinggir jalan dengan menggunakan mobil bak terbuka. Mereka menjual peralatan yang selama ini dipakai untuk mencari nafkah, sebab tidak ada yang menyewa selama pandemi. 

Mereka semakin terpuruk dengan adanya kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Untuk menarik perhatian warga yang melintas, para pelaku usaha sound system juga memasang tulisan besar di papan triplek yang  intinya sound system dijual murah untuk membayar angsuran bank.

“Saya bersama teman-teman menjual sound di pinggir jalan karena untuk mencukupi kebutuhan hidup dan membayar angsuran bank. Sebab dampak pandemi hingga saat ini belum selesai,” kata salah satu anggota paguyuban sound system Boyolali Timur, Sriyanto Sabtu (31/7/2021). 

Sriyanto mengaku usaha dulu mendapat pinjaman dari bank. Namun karena dampak PPKM dan pandemi Covid-19, ia tidak bisa mengangsur. Jalan Semarang-Solo dipilih untuk memajang barang yang dijual karena banyak kendaraan yang lewat. Dirinya juga sudah menawarkan lewat media sosial, namun hasilnya kurang memuaskan. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Kasus Sate Maut di Boyolali, Menantu Korban Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Kasus Kematian Warga Boyolali Diduga gegara Sate Kiriman, 8 Orang Diperiksa Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Makam Warga Boyolali Dibongkar Polisi, Diduga Tewas usai Makan Sate Kiriman

57 tahun lalu

Komplotan Curanmor di Solo Raya Digerebek Polisi, Pelaku Sembunyi di Dalam Toren Air

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal