BMKG Catat 32 Aktivitas Gempa Swarm Guncang Banyubiru, Ambarawa, Salatiga

Binti Mufarida
Gempa bumi swarm di Jawa Tengah. (Foto: Instagram @daryonobmkg)

Dia menjelaskan gempa swarm dicirikan dengan serangkaian aktivitas gempa bermagnitudo kecil dengan frekuensi kejadian yang sangat tinggi, berlangsung dalam waktu “relatif lama” di suatu kawasan, tanpa ada gempa kuat sebagai gempa utama (mainshock).

“Umumnya penyebab gempa swarm antara lain berkaitan dengan transpor fluida, intrusi magma, atau migrasi magma yang menyebabkan terjadinya deformasi batuan bawah permukaan di zona gunungapi. Gempa swarm memang banyak terjadi karena proses-proses kegunungapian,” ujarnya.

Selain berkaitan dengan kawasan gunung api, Daryono mengatakan dari beberapa laporan menunjukkan bahwa aktivitas swarm juga dapat terjadi di kawasan non vulkanik (aktivitas tektonik murni), meskipun kejadiannya sangat jarang.

“Swarm dapat terjadi di zona sesar aktif atau kawasan dengan karakteristik batuan yang rapuh sehingga mudah terjadi retakan,” ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
5 jam lalu

Gempa Hari Ini Guncang Bandung, Cek Magnitudo dan Pusatnya

9 jam lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Bali, Cek Magnitudo dan Pusatnya

10 jam lalu

Gempa Terkini Magnitudo 4,2 Guncang Mukomuko Bengkulu

1 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Pangandaran, Cek Magnitudo dan Pusatnya

2 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Lumajang, Cek Magnitudo dan Pusatnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal