Bisa Kantongi Rp45 Juta, Petani Bawang: Saat Pandemi Covid-19 Malah Untung Besar

Eddie Prayitno
Panen Bawang Merah di Kendal, Jawa Tengah. (Foto: iNews/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id - Masa pandemi Covid-19 rupanya tidak berpengaruh pada petani bawang merah di Kendal, Jawa Tengah. Mereka justru meraup untung besar karena harga jual bawang merah di pasaran cukup tinggi.

Petani di Desa Kedunggading, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, kini mulai tersenyum. Hasil panen bawang merah di masa pendemi Covid-19 ini menjadi berkah buat mereka.

Saat ini pasokan bawang merah dari sejumlah sentra penghasil bawang merah masih sedikit. Panen di kali membuat mereka bisa mengantongi untung puluhan juta rupiah.

Salah satu petani bawang merah Jambari mengatakan, untuk luas 2 petak lahan bisa menghasilkan panen sekitar Rp40 juta hingga Rp45 juta. Sedangkan modal dan biaya pemeliharaan sekitar Rp20 juta hingga Rp25 juta. Sehingga, petani bisa mengantongi untung 100 persen dengan modal yang dikeluarkan.

"Saya per iring (2 petak) bisa dapat Rp40 juta sampai Rp45 juta. Paling murah itu paling Rp20 juta," katanya, Selasa (2/6/2020).

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tertangkap Curi Sekarung Bawang Merah di Pasar, Pria di Gowa Diamuk Warga

57 tahun lalu

Harga Bawang Merah di Pasar Mentok Turun Drastis, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Harga Bawang di Bangka Barat Naik, Pengusaha Warung Makan Menjerit

57 tahun lalu

Tanam Bawang Bareng Petani di Probolinggo, Siti Atikoh: Semoga Subur dan Panennya Bagus

57 tahun lalu

Detik-Detik Truk Angkut Bawang Merah Terguling saat Masuki Kapal di Pelabuhan Nusantara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal