Biografi Raden Saleh, Pelopor Seni Lukis Modern yang Dijuluki Raja Pelukis

Amelia Ayu Aldira
lukisan diri Raden Saleh (foto: repro/ist).

Selain itu, Raden memberikan karyanya kepada Raja Willem III di Belanda yang berjudul Forest Fire atau Kebakaran Hutan. Sehingga, pada tahun 1848 ia dianugerahi gelar Schilder des Konings atau Raja Pelukis.

Kembali ke Hindia Belanda dan Kematiannya

Setelah sukses dan hidup di Eropa selama 20 tahun, Raden Saleh kembali ke Jakarta pada tahun 1851. Kemudian, Raden Saleh bekerja sebagai konservator koleksi seni pemerintah kolonial dan sebagai pelukis Istana untuk Gubernur Jenderal. 

Saat kariernya melejit, Raden Saleh menghadapi kenyataan pahit dari pernikahan pertamanya yang berakhir dengan perceraian. Kemudian, beliau menikah dengan seorang gadis bangsawan keturunan Keraton Yogyakarta bernama Raden Ayu Danudiredjo. Beliau tinggal di Jakarta, kawasan Cikini, ia menyerahkan sebagian halaman rumahnya pada pengurus kebun binatang.

Kebun binatang itu sekarang menjadi Taman Ismail Marzuki dan rumahnya digunakan sebagai Rumah Sakit Cikini di Jakarta. Kemudian, Raden mengajak istrinya jalan-jalan ke Eropa dan mengunjungi beberapa negara seperti Belanda, Prancis, Jerman, dan Italia. Ketika berada di Paris, istrinya jatuh sakit dan belum diketahui penyebabnya. Akhirnya, mereka memutuskan untuk pulang ke Bogor. 

Pada Jumat pagi tanggal 23 April 1880,  Raden Saleh meninggal dunia. Ada yang mengatakan bahwa dia diracuni oleh salah satu pelayannya. Tetapi, setelah diperiksa dokter, penyebabnya karena trombosis atau pembekuan darah. Kemudian, Raden Saleh dimakamkan di TPU Bondongan, Bogor Jawa Barat. Setelah kematiannya, 3 bulan kemudian istrinya Raden Saleh yaitu Raden Ayu Danudiredjo meninggal dunia pada 31 Juli 1880. 

Pada tahun 1883, lukisan-lukisan Raden Saleh dipamerkan di Amsterdam, diantaranya berjudul Hutan Terbakar, Berburu Kerbau di Jawa, dan Penangkapan Pangeran Diponegoro. Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati tiga tahun kepergian Raden Saleh.

Itulah biografi Raden Saleh yang menjadi seorang pelukis sukses hingga dijuluki sebagai Raja Pelukis.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pabrik Kayu di Kawasan Industri Candi Semarang Terbakar, 6 Damkar Dikerahkan

57 tahun lalu

Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas dalam Rumah, Ibu Histeris

57 tahun lalu

2 Remaja Hilang Terseret Ombak di Pantai Menganti Cilacap, 1 Orang Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang

57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal