Raja Willem III menganugerahkan sebagai “Raja Pelukis”. Kemudian, Raden Saleh terpilih untuk menunjukkan hasil karyanya di Amsterdam dan Den Haag. Raden juga bertemu dengan pelatih singa Prancis Henri Martin.
Pertemuan tersebut menjadi awal, bahwa Raden melukis orientalis. Lukisan yang dibuat pada 1838 ini berjudul Wounded Lion, terkenal sampai ke Eropa Barat seperti Prancis dan Jerman. Namun, memamerkan lukisan di Rijksmuseum, Amsterdam.
Pindah ke Jerman dan Paris
Raden Saleh pindah ke Jerman dan tinggal di sana selama lima tahun dan di dua kota, yaitu Dresden dan Coburg. Tiba di Dresden pada tahun 1839, gerakan seni romantisisme dan orientalis sedang berada pada puncaknya.
Kemudian, pada tahun 1841, salah satu karya Raden Saleh yang berjudul Lion Hunt dan Perburuan Singa sangat menarik perhatian. Sehingga, banyak kolektor yang pesan lukisan kepadanya. Setelah itu, Raden Saleh pun memutuskan untuk pindah ke Paris, Prancis. Di sana, beliau meningkatkan gaya lukisan orientalisnya.
Saat tiba di Paris, Raden Saleh mempunyai mentor baru yaitu Horace Vernet. Pada tahun 1847 di Salon Carre, Raden Saleh memamerkan hasil karyanya yang berjudul Deer Hunt on the Island of Java atau Perburuan Rusa di Pulau Jawa.