“Kendati tanaman brayo terlihat kering, namun pohonnya tidak mati. Bila daunnya telah habis dimakan ulat, namun setelah turun hujan daun akan lebih lebat bersemi kembali,” katanya.
Menurutnya, untuk mengendalikan ulat brayo hanya bisa dilakukan di kawasan pemukiman. Untuk kawasan hutan pesisir pantai utara membutuh alat yang diterbangkan.
“Untuk pengendalian ulat dapat dilakukan dengan skala mekanik, namun tidak memakai pestisida karena akan membunuh ekosistem lain,” ujarnya.