Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! 4 Pelaku Pemalsuan Riset Ternyata Jebolan UNY
Advertisement . Scroll to see content

Berkah Serangan Ulat Brayo, Peneliti: Kepompong Bisa Jadi Bahan Baku Sutra Berkualitas

Minggu, 14 Maret 2021 - 09:48:00 WIB
Berkah Serangan Ulat Brayo, Peneliti: Kepompong Bisa Jadi Bahan Baku Sutra Berkualitas
Peneliti ekosistem tanaman, Budi Santoso mensurvey serangan ulat di hutan mangrove Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Demak. (iNews/Sukmawijaya)
Advertisement . Scroll to see content

Karena unsur pada daun brayo yang disukai para ulat. Ulat brayo tidak mau makan daun mengrove jenis lain. Kondisi ini dapat terlihat di hutan mangrove hanya tanaman brayo yang terlihat kering,  namun mangrove lain tetap hijau. 

Tahun ini terjadi lonjakan ekstrem pada populasi ulat brayo karena ekosistemnya tidak seimbang dimana predatornya berkurang. Seperti banyaknya pemburuan burung pemakan serangga di daerah lain.berdampak pada berkurangnya burung yang bermigrasi di pesisir Pantura.

Tingginya populasi ulat brayo mempersingkat penyerangan di hutan manrove pesisir pantai utara kawasan Demak.

“Sebenarnya keberadaaan ulat sangat bermanfaat untuk perekonomian masyarakat karena kepompong ulat brayo bisa menjadi bahan baku untuk membuat kain sutra yang lebih bagus dari ulat sutra biasanya,” kata Budi.

Ia mencontohkan seperti produksi sutra di daerah Paso Maluku, Tungkep Sulawesi Selatan dan Manggarai NTT banyak menggunakan ulat brayo.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut