"Diketahui bahwa lokasi tersebut (perempatan Genengan) adalah pusat dari sebuah perguruan silat lainnya," katanya.
Karena merasa terprovokasi, salah seorang anggota perguruan yang didatangi menghampiri kelompok yang mendatangi untuk menanyakan maksud dan tujuannya. Namun justru berakhir dengan ketegangan dan kontak fisik.
"Karena cukup banyak, ada sekitar 100-an orang yang di sana. Terjadilah ketegangan. Sempat terjadi kontak fisik, namun tidak korban luka," ujar Kapolresta.
Kombes Iwan mengungkapkan ketegangan bisa diredam setelah polisi menerjunkan 2 peleton petugas untuk melerai. Sebanyak 4 orang dari kelompok yang mendatangi pun diamankan untuk dimintai keterangan. Mereka diminta untuk membeberkan tujuan dan maksud.
"Dari pihak berdomisili langsung konsolidasi sehingga tidak berkembang lebih jauh. Dari pihak yang mendatangi langsung segera meninggalkan tempat. Kami giring," ujarnya.