Begini Cara Ganjar Pranowo Pacu Kemandirian Penyandang Disabilitas di Jateng 

Tim iNews.id
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendorong penyanding disabilitas untuk mandiri dengan membekali pelatihan dan pendampingan wirausaha. (Foto: ist)

SEMARANG, iNews.idGubernur Jawa TengahGanjar Pranowo berupaya mendorong pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) guna mengentaskan kemiskinan di Jawa Tengah. 

Di bawah kepemimpinan Gubernur Ganjar, Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah memfasilitasi pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM, termasuk para penyandang disabilitas

Pendampingan dan pelatihan kewirausahaan tersebut dilaksanakan di Balai Pelatihan Koperasi (Balatkop) dan UMKM, Jalan Berdikari Raya no 9, Srondol Kulon, Banyumanik, Kota Semarang, Jateng.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menuturkan, pelatihan dan pendampingan merupakan langkah awal bagi penyandang disabilitas untuk terus berkarya lewat produk bernilai jual. 

Dengan pelatihan dan pendampingan, diharapkan produk yang dihasilkan berkualitas dan sesuai kebutuhan pasar. 

Ganjar berharap, Dinas Koperasi UMKM tak sekadar memberi pelatihan dan uang saku, tetapi juga menerima kritik-saran dari penyandang disabilitas. 

Masukan dari para penyandang disabilitas itu, menurut Ganjar, sangat penting supaya program pelatihan dan pendampingan sesuai dengan skill yang dibutuhkan.

“Balatkop ini kemudian jadi tempat yang cukup bagus, maka kalau kemudian Balatkop tadi akan membuat program, harapan kita mengacu pada usulan komunitas-komunitas (penyandang disabilitas) itu,” kata Ganjar.

Seperti diketahui, Ganjar telah mendorong komitmen pemerintah dalam bentuk kepedulian terhadap penyandang disabilitas lewat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2014 tentang Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

Tak hanya itu, Ganjar pun mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pemenuhan Hak Disabilitas.

Ganjar juga aktif menggandeng Baznas hingga SMK untuk menyediakan fasilitas pelatihan berkualitas bagi penyandang disabilitas.

Sekretaris Dinas Koperasi UKM Provinsi Jateng, Hatta Hatnansya Yunus mengatakan, instansinya memfasilitasi empat macam pelatihan. Di antaranya, pelatihan vokasional, manajerial, pelatihan koperasi, dan pelatihan kompetensi koperasi. 

“Jadi kami menyelenggarakan pelatihan inklusif bagi para pelaku UMKM, termasuk penyandang disabilitas. Ada yang kelas khusus dan ada juga kelas campur,” kata Hatta saat dihubungi, Senin (26/6/2023). 

Dia menuturkan, bagi penyandang disabilitas diarahkan untuk mengikuti jenis pelatihan vokasional atau keterampilan usaha produktif. Misalnya, pelatihan ketrampilan menjahit, barber, fesyen, boga, barista, dan membatik.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Polisi Diadang Warga saat Tangkap Lansia Terduga Pencabulan Anak di Sampang

57 tahun lalu

Pemuda di Kupang NTT Perkosa Penyandang Disabilitas hingga Pendarahan

57 tahun lalu

Jurnalis Protes Buang ID Card usai Diusir Liput Arahan Gubernur Pasca-OTT Bupati Pekalongan

57 tahun lalu

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bantah Bersama Bupati Fadia Arafiq saat OTT KPK

57 tahun lalu

Gubernur Jateng Respons KPK Tangkap Bupati Pekalongan: Jadi Pembelajaran Pejabat Publik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal