Bansos Presiden Banyak Salah Sasaran, Bupati Blora: Ada PNS Terima Bantuan

Taufik Budi
Bupati Blora Djoko Nugroho saat mengumumkan hasil rapid test 22 santri Ponpes Temboro, Magetan asal Blora yang reaktif corona. (Foto: iNews/Taufik Budi)

BLORA, iNews.idBantuan sosial berupa sembako yang digulirkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah didistribusikan di Blora Jawa Tengah. Namun, bantuan senilai Rp200.000 itu diduga banyak yang tidak tepat sasaran sehingga dikeluhkan masyarakat.

“Saya ingin menyampaikan tentang bantuan sosial. Bansos di Blora sumbernya banyak, ada dari Presiden (Pusat), Kemensos, Pemprov, Kabupaten, dan Pemerintah Desa,” kata Bupati Blora Djoko Nugroho, Senin (11/5/2020).

Menurut Djoko, saat ini yang sudah diterima masyarakat adalah bantuan dari Presiden berupa sembako senilai Rp200.000 per KPM (Keluarga Penerima Manfaat). Kemudian BST (Bantuan Sosial Tunai) dari Kemensos senilai Rp600.000 per bulan juga mulai dicairkan dalam bentuk tunai tiap KPM. 

Djoko menerangkan, penyaluran bantuan dari Presiden dan Kemensos itu didasarkan pada data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurutnya, Pemkab tidak memiliki punya kewenangan untuk mengubah data dari BPS itu.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kelelahan Menunggu Lama, Ibu di Cilegon Pingsan saat Antre Bansos

57 tahun lalu

Jelang Lebaran, Ratusan Lansia dan Penyandang Disabilitas Kota Madiun Terima Bansos

57 tahun lalu

Gelar Buka Bersama, Dharma Wanita Persatuan Kotabaru Bagikan Bantuan Sosial

57 tahun lalu

Kecewa Tak Dapat Bansos, Warga Bacok Kepala Dusun di Lampung Selatan

57 tahun lalu

Pakai Toga, 1.000 Warga Miskin di Pemalang Diwisuda Naik Kelas dari Penerima Bansos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal