Banjir Rendam Sawah di Kudus, Pemkab Kerahkan 8 Pompa Sedot Air

Antara
Sejumlah pekerja menghidupkan mesin pompa penyedot air untuk membuang genangan banjir di areal sawah di Desa Kirig, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, ke Sungai Pendo, Senin (22/2/2021). (Foto: Antara)

Dia optimistis dengan mesin pompa yang ada bisa mempercepat surutnya banjir yang menggenangi areal persawahan, terutama di Desa Kirig dan Setrokalangan yang sudah lebih dahulu ditangani. Sementara desa lainnya menyusul menunggu giliran.

Sementara Camat Mejobo Aan Fitriyanto menjelaskan, luas areal tanaman padi di Kecamatan Mejobo mencapai 902 hektare. Sementara luas genangan di areal 470 hektare. Genangan banjir paling parah, yakni di Desa Kirig, disusul Payaman, Temulus dan Mejobo dengan luas areal lahan bervariasi.

"Jika pompanisasi untuk menyedot air banjir di Desa Kirig hasilnya efektif, tentunya bisa dilanjutkan ke desa lannya," ujarnya.

Salah seorang petani asal Desa Kirig, Sutrisno, mengaku berterima kasih karena dibantu pompanisasi. Jika tidak ada bantuan tersebut, dipastikan genangan banjir baru bisa surut hingga beberapa bulan lagi karena daerahnya memang cekungan.

Dengan bantuan enam unit pompa mesin penyedot genangan yang dimulai Senin (22/2/2020) ini, dia optimistis dalam waktu dua tiga hari genangan banjir bisa surut sehingga April 2021 bisa mulai tanam kembali.

"Saya memang belum tanam karena sejak Desember 2020 sawah saya seluas satu hektare sudah tergenang banjir," ujarnya.

Jika tidak ada penyedotan air genangan, dia memprediksi baru bisa tanam pada bulan Agustus 2021. Sebab, dari pengalaman sebelumnya, banjir memang lama surut. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

57 tahun lalu

Banjir Rendam Jalur Pantura Cirebon, Kemacetan hingga Lebih dari 4 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal