Banjir dan Tanah Longsor Landa Cilacap, Ratusan Rumah Terdampak

Tim iNews.id
Banjir menggenangi permukiman warga setelah hujan deras mengguyur wilayah Cilacap. (IST)

Sedangkan di Desa Mulyadadi disebabkan anak Sungai Cijalu meluap mengakibatkan dua titik tanggul jebol hingga menggenangi perumahan warga dengan ketinggian 10-50 cm. Setidaknya terdapat 180 rumah dengan total 660 jiwa terdampak.

Untuk di Desa Limbangan sendiri, lanjut dia disebabkan limpasan dari Sungai Cigeugeumeuh menyebabkan 70 kios pasar Karanggendot tergenang banjir dengan ketinggian 20 sentimeter, akibat tembok penahan sungai di kompleks Pasar Karanggendot roboh.

Selain itu, air juga menggenangi perumahan warga dengan ketinggian 30 centimeter. Akibatnya 75 rumah dengan 110 jiwa terdampak.

Selain Banjir, di Desa Limbangan juga terdapat tanah longsor dari tebing setinggi 25 meter hingga menutup ruas Jalan Desa Ciherang dengan Panjang 30 meter. Akibatnya akses jalan menuju Dusun Ciherang tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat. longsor juga mengancam dua rumah di sekitarnya.

Sementara di Desa Wanareja, banjir disebabkan meluapnya Sungai Cilaca mengakibatkan perumahaan warga di Dusun Cibungur terendam banjir dengan ketinggian 10-30 cm. Setidaknya terdapat 182 rumah dengan 600 jiwa yang terdampak. "Untuk kondisi saat ini banjir yang menggenang sudah surut dan dipastikan aman" ucapnya.

Untuk mengantisipasi kejadian banjir dan tanah longsor yang diakibatkan karena luapan hingga menyebabkan jebolnya tanggul Sungai di Kecamatan Majenang dan Kecamatan Wanareja perlu adanya penguatan tanggul secara permanen dan normalisasi daerah aliran sungai di dua Kecamatan tersebut.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gelombang Tsunami Terjang Sulut Dampak Gempa Besar, Ketinggian Bervariasi

57 tahun lalu

Waspada Dampak Gempa Besar Filipina, Sirene Peringatan Tsunami Berbunyi di Gorontalo Utara

57 tahun lalu

Pohon Mahoni Berusia 100 Tahun Tumbang Timpa 4 Rumah di Medan, 2 Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

57 tahun lalu

Kesal Banjir Terus Berulang, Warga Perumahan di Karawang Segel Kantor Developer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal