Bencana alam tanah longsor beberapa kali terjadi seperti di Petungkriyono dan Lebakbarang bergerak cepat dengan langsung terjun ke lokasi bencana dan bersama masyarakat membersihkan material longsoran.
Upaya membuka jalan masih terus dilakukan karena beberapa titik jalan tertutup longsor tidak bisa dilewati kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
Pihaknya mengimbau masyarakat di wilayah pegunungan agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi saat ini. “Cuaca yang sangat ekstrem seperti saat ini, potensi terjadinya bencana sangat mungkin terjadi terutama bencana alam tanah longsor dan banjir,” ujarnya.