Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Abdul Ala, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Saur, dari Mamar, dari Ibnu Tawus, dari ayahnya, dari Ibnu Abbas yang mengatakan, "Allah menghalalkan makan dan minum selagi dilakukan dengan tidak berlebih-lebihan dan tidak untuk kesombongan." Sanad asar ini berpredikat sahih.
Terkait tidur setelah makan kenyang, sejumlah ahli kesehatan menyatakan bisa menimbulkan penyakit seperti Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Yakni, penyakit pencernaan di mana makanan dari dalam perut Anda kembali ke kerongkongan, sehingga memungkinkan asam lambung muncul dan menciptakan sensasi terbakar di tenggorokan dan perut Anda.
Selain itu, berat badan akan bertambah saat mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang Anda bakar. Sementara itu, tidur langsung setelah makan juga berarti tubuh Anda tidak mendapatkan kesempatan untuk membakar kalori tersebut. Dan, bayangkan jika Anda makan dalam porsi besar lalu langsung tidur.
Bahaya lainnya yakni, kembung dan sakit perut. Walaupun kadang perut kenyang dapat membuat Anda lekas mengantuk, tetapi kadang juga ini membuat Anda kesulitan tidur. Hal ini karena makan berlemak atau berat dapat menyebabkan kembung dan sakit perut yang dapat membuat Anda kesulitan tidur.
Hujjatul Islam, Imam al Ghazali dalam kitab Ihya' Ulumiddin mengatakan:
وَقَالَ الشَّافِعِيُّ رَحِمَهُ اللهُ مَا شَبِعْتُ مُنْذُ سِتَّ عَشْرَةَ سَنَةً لِأَنَّ الشَّبْعَ يُثْقِلُ الْبَدَنَ وَيُقْسِي الْقَلْبَ وَيُزِيْلُ الْفَطَنَةَ وَيَجْلِبُ النَّوْمَ وَيُضْعِفُ صَاحِبَهُ عَنِ الْعِبَادَةِ