Al saat itu dalam keadaan terbujur bersimbah darah diduga akibat dicangkul. Saat warga sibuk menolong korban, pelaku diam-diam mencoba menusukkan pisau dapur ke perutnya sendiri.
Warga kemudian melaporkan kejadian berdarah itu ke polisi. Mendapat laporan tersebut, petugas Polres Sukoharjo langsung meluncur ke lokasi. Polisi menemukan barang bukti berupa cangkul dan pisau dapur yang berlumurah darah, serta tali tambang yang dipakai untuk menjerat Juf.
“Motif atas kejadian itu masih kami dalami dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Sementara, pihak keluarga masih di rumah sakit,” kata Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Gede Yoga Sanjaya.
Saat ini, kedua korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit (RS).Dugaan sementara, kasus penganiayaan itu terjadi karena permasalahan keluarga antara bapak dan ibunya. “Istrinya masih ada dan tinggal satu rumah, saat kejadian tengah bekerja,” ujar Gede Yoga.
Dari hasil penanganan perkara, kata dia, TS diduga terlebih dulu menganiaya AI dengan cara mencangkul kepalanya hingga mengalami luka terbuka tepatnya di dahi. Sedangkan Juf, diduga kepalanya dibenturkan ke tembok.
Sementara TS hingga kini masih ditangani tim medis. Kondisi TS juga stabil.