“ Taman bacaan ini awalnya memang untuk meberikan tambahan pengetahuan bagi pengunjung . Wisatawan dibebaskan untuk meminjam buku bacaan , dibaca dilokasi ini dan langsung dikembalikan," kata Imam Nurhuda.
Dia mengatakan, buku-buku di taman bacaan itu kebanyakan dari sumbangan masyarakat dan pengunjung, juga dari jaringan 1001 buku dan CSR MNC Media. Saat ini, ada sekitar 2.000 judul buku dan ini masih bertambah terus karena banyak warga yang ikut menyumbang .
Diharapkan taman bacaan masyarakat jendela dunia ini bisa lebih banyak koleksi dan masyarakat semakin gemar membaca. Anak- anak lebih banyak waktu untuk bermain dan belajar dengan alam serta ditambah pengetahuan dari bacaan. Selain taman bacaan ini, juga sering disediakan mobil perpustakaan keliling dari pemerintah kabupaten.