Asal Permainan Gobak Sodor dan Sejarahnya, Mainan Jadul yang Ajarkan Ketangkasan

Endang Ayu Puji Astutik
Sejumlah siswa SMP memainkan permainan tradisional Gobak Sodor. (foto: istimewa)

Fakta Permainan Gobak Sodor

Nama Gobak Sodor ini berasal dari kata “Gobak” dan  “Sodor”. Kata gobak artinya bergerak dengan bebas. Sedangkan kata sodor berarti adalah tombak. 

Pada zaman dahulu, para prajurit memiliki permainan yang bernama sodoran sebagai latihan keterampilan mereka dalam berperang. Sodor sendiri adalah tombak yang memiliki panjang kira-kira 2 meter, tanpa mata tombak yang tajam pada ujungnya.

Bentuk Arena Permainan

Arena permainan Gobak Sodor ini berbentuk persegi panjang dengan perbandingan panjangnya sekitar 16 meter dan lebar 8 meter. Kemudian dibagi menjadi beberapa bujur sangkar (disesuaikan dengan jumlah pemain yang jadi). 

Dalam permainan gobak sodor tidak memerlukan peralatan yang khusus. Permainan tersebut hanya memerlukan arena atau halaman yang luas dan rata. 

Cara Bermain Gobak Sodor

Permainan ini bisa dilakukan kapan saja. Pada masa lalu permainan gobak sodor sering dimainkan pada malam hari. Namun kini permainan tersebut hanya dilakukan saat siang hari saja.

Permainan gobak sodor ini bersifat permainan kelompok dan memerlukan tempat yang luas, seperti halaman rumah maupun sekolah karena jumlah pemainnya yang relatif banyak. Jumlahnya sekitar 6 hingga 10 orang yang kemudian dibagi menjadi dua tim.

Satu tim ini bertugas untuk menjaga di garis yang sudah dibuat. Satu tim lagi bertugas untuk menyerang dengan cara melewati orang-orang yang berada pada garis jaga tersebut.

Permainan gobak sodor bisa dimainkan setelah ada  kesepakatan untuk bermain dalam arena. Pada permainan harus memiliki kesepakatan aturan main yang harus dilakukan.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kormi Majalengka Lestarikan Olahraga Tradisional Sunda, Bupati: Kami Dukung

57 tahun lalu

Bebeletokan, Senapan Angin Mainan Anak Tradisional tapi Asyik

57 tahun lalu

Sejarah Permainan Tradisional Egrang, Ada dari Zaman Belanda, Hits di Era 90-an 

57 tahun lalu

Hadir di Festival Kereta Peti Sabun, Ridwan Kamil Puji Kreativitas Warga Bandung

57 tahun lalu

Festival Peti Sabun Kembali Digelar di Bandung usai Mati Suri 35 Tahun, Peserta Antusias 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal