Antisipasi Erupsi Gunung Slamet, BPBD Inventarisasi Jalur Evakuasi Bencana

Catur Edi Purwanto
Gunung Slamet saat ini masih berstatus Waspada atau Level II. BPBD Kabupaten Purbalingga mulai menginventarisasi jalur evakuasi bencana.(Dok)

Dalam kesempatan tersebut, dia juga mengimbau kepada masyarakat atau penanggung jawab wisata di Purbalingga agar tidak beraktivitas pada radius 2 km dari kawah puncak Gunung Slamet. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait yakni Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) atau Pos Pengamatan Gunung Api Slamet di Desa Gambuhan Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang.

Terkait peningkatan level tersebut, Priyo menghimbau masyarakat tidak perlu panik dan tidak terpengaruh dengan info-info yang tidak jelas sumbernya. "Kita selaku pemerintah sebagai satu sumber informasi yang terupdate, terkini yang bisa dipertanggungjawabkan. Karena kita dasarnya adalah PVMBG yang berada di pusat pemantauan,” ujarnya.

Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Purbalingga, Suprapto berharap perkembangan aktivitas Gunung Slamet untuk terus disosialisasikan kepada masyarakat. “Disosialisasikan lebih intens untuk kawasan yang dekat dengan bencana," katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Tebal Membubung Setinggi 800 Meter

57 tahun lalu

Gunung Dukono Meletus Pagi Ini, Kolom Abu Membubung Setinggi 1.300 Meter

57 tahun lalu

Gunung Dukono di Maluku Utara Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik 1.200 Meter

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus 18 Kali dalam 6 Jam, BPBD Lumajang Siagakan Personel

57 tahun lalu

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Kolom Abu Tebal Membubung Setinggi 400 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal