Antisipasi Abu Vulkanik, Pengungsi Merapi Harus Pakai Masker Kesehatan

Ahmad Antoni
Sejumlah relawan mengevakuasi warga yang sakit menuju ke tempat pengungsian di kawasan lereng Gunung Merapi Desa Keningar, Dukun, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (8/11/2020). (Foto : Antara /Anis Efizudin/foc)

SEMARANG, iNews.id - Warga yang wilayahnya terdampak gunung Merapi menghadapi dua bencana, yakni efek Merapi dan pandemi Covid-19. Hal itu dikatakan Ketua Pusat Studi Bencana Universitas Negeri Semarang (Unnes), Rahma Hayati.

Menurutnya, menghadapi Merapi yang berada pada level III atau Siaga tentu warga berupaya untuk menghindari efek Merapi yakni mengeluarkan material, debu, abu, pasir dan sebagainya. Sisi lain, mereka juga menghadapi pandemi.

“Nah kalau yang abu debu Merapi kita lari menjauh, kalau pandemi tetap kita harus dengan protokol kesehatan termasuk asupan gizi bagi pengungsi. Karena dengan bencana yang bersifat fisik itu kemudian jika penerapan 3 M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) tidak bisa ditegakkan 100 persen, berarti harus ada pagar di masing-masing pengungsi,” kata Rahma, Senin (9/11/2020).

Dia menambahkan, yang juga harus menjadi perhatian adalah standar penggunan masker bagi para pengungsi.

“Kalau bisa pakai masker kesehatan, itu utama. Kalau tidak bisa ya pakai masker kain dengan 2-3 lapis itu wajib. Hal itu sudah menghindarkan debu dan virus,” katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

RSUD Sekayu Akan Rapat Bahas Viral Keluarga Pasien Marah dan Paksa Dokter Lepas Masker

57 tahun lalu

Partai Perindo NTT Salurkan Bantuan Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi

57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan 10 Kali Guguran Lava ke Kali Bebeng  

57 tahun lalu

Gunung Merapi 20 Kali Keluarkan Guguran Lava Pijar

57 tahun lalu

Gunung Merapi Muntahkan Guguran Lava 18 Kali Sejauh 1,8 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal