Alasan Husen Tega Mutilasi Tangan dan Kepala Bosnya, Kesal Sering Dipukul dan Dimarahi

Eka Setiawan
Husen, tersangka pembunuhan bos depot air isi ulang yang mayatnya dimutilasi dan dan dicor semen saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolrestabes Semarang, Rabu (10/5/2023). (Foto: Eka Setiawan).

SEMARANG, iNews.id - Husen, pembunuh bos depot air isi ulang di Semarang, Jawa Tengah (Jateng) ditangkap polisi. Dalam keterangannya, Husen menceritakan alasannya memutilasi korban.

Dia menjelaskan, memutilasi kedua lengan korban karena kesal sering memukulnya. Sementara kepala korban dipotong karena sering dimarahi.

Setelah itu dia memasukkan kedua lengan korban ke dalam karung. “Saya tidak menyesal, saya malah puas,” ujar Husen di Mapolrestabes Semarang, Rabu (10/5/2023).

Usai memutilasi, kemudian pada Jumat malam dia mengambil semen dan pasir dari rumah korban yang berada di Perumahan Pondok Bukit Agung, Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang yang lokasinya berjarak tiga kilometer dari TKP.

Menurutnya, korban bernama Irwan Hutagulung masih hidup saat dimutalsi menggunakan pisau. Sebelum dimutilasi, korban sempat ditusuk menggunakan linggis.

 “Saat itu masih bernapas," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Tangis Ibu Korban Pecah Dengar Wanda Divonis Hukuman Mati, Wenni: Terima Kasih Pak Hakim

57 tahun lalu

Tok! Hakim Vonis Mati Terdakwa Pembunuhan Berantai dan Mutilasi di Padang Pariaman

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun di Turunan Exit Tol Bawen, Truk Tronton Rem Blong Tabrak 3 Kendaraan

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung Metro Sport Center Semarang, Pengunjung Panik Terjebak di Balkon Lantai 2 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal