SOLO, iNews.id - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menyebutkan tanggal pembukaan sekolah-sekolah di Kota Bengawan belum ditentukan. Hingga kini, karena kurva persebaran virus corona (Covid-19) masih belum menunjukkan tanda-tanda perlambatan meski sempat tidak tambahan kasus baru selama kurang lebih sepekan.
Rudy mencatat ada penambahan kasus baru sebanyak empat orang pada Selasa (26/5/2020). Tiga di antaranya berasal dari Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, dan satu kasus baru di Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon.
“Sebagian masih ada kaitan dengan Klaster Joyotakan kemarin yang diuji cepat. Lengkapnya nanti ya, sama Bu Ning([Siti Wahyuningsih, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo),” katanya dikutip dari Solopos.com, Rabu (27/5/2020).
Dia menyebut spesimen swab yang diuji secara polymerase chain reaction (PCR) empat kasus baru itu keluar pada hari pertama Lebaran atau Minggu (24/5/2020). Rudy menyayangkan penambahan tersebut mengingat selama sepekan, kurva pasien terkonfirmasi positif stabil dan menyisakan tiga pasien yang dirawat inap.
Penambahan tersebut, sambungnya, membuat Pemkot harus lebih teliti memikirkan pembukaan sekolah dengan konsep kenormalan baru bagi siswa di Solo. Kemungkinan dibuka pada bulan depan, awal atau pertengahan Juli pun belum pasti.