966 Pasutri di Boyolali Ajukan Cerai, Mayoritas Mengaku Sering Bertengkar

Agregasi Solopos
Ilustrasi (Foto: Antara)

BOYOLALI, iNews.id - Sebanyak 966 pasangan suami istri (pasutri) di Boyolali, Jawa Tengah (Jateng), mendaftarkan bercerai di Pengadilan Agama. Jumlah tersebut tercatat sejak sepanjang Januari-Juni 2020.

Salah satu yang menjadi faktor pengajuan perceraian yakni pertengkaran yang terus menerus. Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Boyolali, Mubarok, mengatakan dari 966 perkara perceraian itu, sebanyak 877 pasutri sudah diputus cerai.

Dia menyebutkan dari perkara yang masuk ke Pengadilan Agama Boyolali, sebagian besar perceraian dipengaruhi pertengkaran yang terjadi terus-menerus antara pasangan tersebut. Dia mengatakan ada 522 pasutri yang bercerai karena faktor pertengkaran. Pemicu pertengkaran itu pasutri itu beragam.

Penyebab terbanyak kedua yakni salah satu dari pasangan meninggalkan pasangannya. Ada 260 perkara yang bermula dari alasan itu.

Selanjutnya ada sebanyak 171 perkara yang dipengaruhi alasan ekonomi. Sedangkan sisanya adalah karena alasan penganiayaan, judi, mabuk dan sebagainya. Menurut Mubarok, ada beberapa upaya penyelesaian sebelum pasutri diputus bercerai oleh Pengadilan Agama Boyolali.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gratis! 4.181 Warga Jateng Kembali ke Perantauan Naik 84 Bus Disiapkan Pemprov

57 tahun lalu

Polda Jateng Ungkap Produksi Mi Basah Mengandung Bahan Berbahaya, 12 Jeriken Formalin Disita

57 tahun lalu

Terungkap! Pria 80 Tahun di Samarinda Bunuh Kekasih gegara Minta Dinikahi

57 tahun lalu

Ungkap Identitas Perampok Sadis Tewaskan Bocah 5 Tahun di Boyolali, Polisi Olah TKP

57 tahun lalu

Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas Ibu Kritis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal