95 Tambak di Selatan Yogyakarta International Airport Diratakan

Kuntadi
Alat berat meratakan 95 tambak di selatan Yogyakarta International Airport untuk dijadikan sabuk hijau. (Foto: iNews/Kuntadi)

Pemkab Kulonprogo telah menentukan kawasan tambak dan budidaya perikanan baru bagi mereka yang tersingkir. Para pemilik akan dibuatkan tambak baru di pesisir Desa Banaran, Kecamatan Galur. Sedangkan lokasi yang ada sudah ditanami pohon sebagai upaya mitigasi bencana.

Seorang pemilik tambak, Joko Tri Wisantoso mengaku tidak tahu kalau dua hari ini merupakan batas akhir penggusuran. Dia justru tahu dari teman-teman sesama pemilik tambak.

“Saya pikir akhir tahun, bukan hari ini,” katanya.

Jika selama ini membudidayakan udang, Joko saat ini justru mengembangkan ikan nila di bekas tambak udang milik anaknya.  Menurutnya, nila lebih cepat besar dan bisa dipanen dalam waktu relatif singkat.

Dia mengaku ikan nila yang ada belum siap panen. Menurutnya ikan tersebut baru bisa dipanen pada bulan Januari mendatang.  Oleh karena itu dia berharap diberikan waktu lagi untuk memindahkan ikan-ikan di dalam tambaknya.

“Harapannya ada dispensasi, minimal sampak akhir Januari,” tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Ramadhan 2026 Jogja Hari Ini versi Muhammadiyah, Lengkap dengan Doa Berbuka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal