95 Tambak di Selatan Yogyakarta International Airport Diratakan
WATES, iNews.id – Pemerintah Kabupaten Kulonprogo bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I kembali meratakan puluhan tambak udang yang berada di selatan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Akhir tahun ini menjadi batas waktu terakhir bagi pemilik untuk mengosongkan tambak mereka.
Lokasi tersebut akan dijadikan sabuk hijau (green barrier) untuk meredam jika terjadi gelombang pasang atau tsunami. “Masih ada 95 tambak yang akan kami tertibkan, hari ini sampai besok,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo Sudarna di lokasi, Kamis (26/12/2019).
Dari 95 tambak tersisa, ada 58 tambak yang sudah dikosongkan dan ditinggal oleh pemiliknya. Sisanya masih dalam kondisi aktif dan ditargetkan sudah kosong dalam dua hari ini. Sebelumnya para pemilik sudah diingatkan agar mengosongkan tambak mereka maksimal 27 Desember 2019.
“Kami turunkan tiga alat berat untuk meratakan tambak sama besok,” tuturnya.
Penertiban tambak ini akan menjadi yang terakhir sesuai kesepakatan dengan pemilik tambak. Sebelumnya, disebut sudah ada perjanjian yang menyatakan tidak boleh ada lagi tambak udang yang beroperasi di selatan YIA. Proyek pembangunan sabuk hijau ini juga bekerja sama dengan Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Yogyakarta.